Khalid Basalamah Official
73.6K subscribers
5.03K photos
5.64K videos
61 files
10.9K links
Akun-akun resmi Ustadz Khalid Basalamah:
Youtube LIVE : https://www.youtube.com/c/khalidbasalamah/live
Instagram : https://www.instagram.com/khalidbasalamahofficial/
WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaF1CnhCsU9UGMShEM0h
Facebook Fanpage
Download Telegram
▶️ TIAP HARI SCROLL MEDSOS, MALAH MAKIN OVERTHINKING?

📡 Simak poster selengkapnya:
https://www.instagram.com/p/DZzpMZhEt5C/

Scrolling media sosial tanpa filter bisa membuat hati kita dipenuhi oleh tumpukan informasi yang tidak bermanfaat. Mulai dari opini netizen yang liar hingga perdebatan yang tidak ada ujungnya, semuanya masuk dan mengganggu ketenangan hati. Jika kebiasaan ini terus dibiarkan, lambat laun hati bisa menjadi mudah cemas, ragu, dan goyah.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah memberikan nasihat tegas: “Janganlah engkau jadikan hatimu seperti spons terhadap syubhat dan bisikan-bisikan, sehingga ia menyerapnya... Namun jadikanlah hatimu seperti kaca yang kokoh; syubhat hanya lewat di luarnya tetapi tidak mampu menembusnya.” (Miftah Dar As-Sa’adah, 1/438).

Analogi ini sangat relevan dengan situasi kita saat ini. Hati yang bertindak seperti spons akan menyerap semua informasi negatif hingga akhirnya terasa sesak dan gelisah. Sebaliknya, hati yang kuat seperti kaca akan membiarkan gangguan itu lewat begitu saja tanpa mempengaruhinya. Kuncinya adalah membentengi hati dengan ilmu agar kita tidak menelan mentah-mentah setiap hal yang lewat di beranda.

Mari kita belajar memfilter konsumsi digital kita. Tidak semua konten layak ditonton, tidak semua debat harus diikuti, dan tidak semua komentar perlu dipikirkan. Tinggalkan konten yang sekiranya menjauhkan kita dari Allah. Segera letakkan ponsel dan isi hati dengan zikir serta sumber ilmu yang benar.

Semoga Allah ﷻ senantiasa menjaga kesucian hati kita dari segala fitnah dan memberikan ketenangan yang hakiki.

Allāhu a‘lam bish-shawāb.
__

♻️ Silahkan disebarluaskan

🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin

#khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah
12
Keutamaan ucapan istirja, mereka itulah yang mendapatkan keberkahan dan rahmat dari Allah dan mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk

Hal ini sebagaimana firman Allah ﷻ :

اَلَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌ ۗ قَالُوْٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَۗ ۝ اُولٰۤىِٕكَ عَلَيْهِمْ صَلَوٰتٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۗوَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُهْتَدُوْنَ

“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan ‘Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn’ (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami akan kembali). Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS Al-Baqarah [2]: 156-157)
18
▶️ DUA GOLONGAN MANUSIA AHLI NERAKA

📡 Simak kajian selengkapnya:
https://youtu.be/vk320bBv1r4

Rasulullah ﷺ pernah mengabarkan tentang dua golongan manusia yang belum ada pada masa beliau, namun dipastikan akan muncul di kemudian hari. Hadis ini menjadi peringatan keras bagi setiap muslim agar berhati-hati dan tidak terjerumus ke dalam perbuatan yang dapat mengantarkan kepada azab Allah.

Rasulullah ﷺ bersabda yang artinya:

"Dua golongan penghuni neraka yang belum pernah aku lihat: kaum membawa cambuk seperti ekor sapi, dengannya ia memukuli orang dan wanita-wanita yang berpakaian (tetapi) telanjang, mereka berlenggak-lenggok dan condong (dari ketaatan), rambut mereka seperti punuk unta yang miring, mereka tidak masuk surga dan tidak akan mencium baunya, padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan sejauh ini dan ini." (HR Muslim: 2128).

Golongan pertama adalah orang-orang yang berbuat zalim kepada sesama manusia, menggunakan kekuasaan, jabatan, atau kekuatan untuk menindas dan mengambil hak orang lain. Padahal Rasulullah ﷺ bersabda yang artinya:

"Tidak halal harta seorang muslim diambil kecuali dengan kerelaan dirinya." (HR Abu Dawud dan Daruquthni, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ no. 7662)

Golongan kedua adalah wanita yang berpakaian tetapi telanjang, yaitu mengenakan pakaian yang tidak menutupi aurat sebagaimana yang diperintahkan dalam syariat. Hadits ini menunjukkan pentingnya menjaga kehormatan diri dan berpakaian sesuai tuntunan agama.

Peringatan ini bukan untuk membuat kita berputus asa, melainkan agar menjadi bahan muhasabah dan motivasi untuk segera memperbaiki diri. Selama pintu taubat masih terbuka, setiap hamba memiliki kesempatan untuk kembali kepada Allah dan meninggalkan kesalahan yang pernah dilakukan.

Semoga Allah ﷻ menjaga kita dari segala bentuk kezaliman, membantu kita untuk menjaga kehormatan diri, serta memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang mendapatkan rahmat dan ampunan-Nya.

Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb.
__

♻️ Silahkan disebarluaskan

🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin

#khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah
8👍2
Musibah yang paling besar menimpa umat Islam adalah meninggalnya Rasulullah ﷺ

Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ :
إِذَا أَصَابَ أَحَدَكُمْ مُصِيبَةٌ فَلْيَذْكُرْ مُصِيبَتَهُ بِي فَإِنَّهَا أَعْظَمُ الْمَصَائِبِ
“Jika salah seorang di antara kalian tertimpa musibah, maka ingatlah musibahnya (wafatnya) aku, karena itu adalah musibah yang paling besar.” (Shahihul Jami': 347)
15
▶️ DENGAN INI, DERITA DAN BAHAGIA DI DUNIA LENYAP SEKETIKA

📡 Simak kajian selengkapnya:
https://youtu.be/ngiqx_7Afeo

Pernah merasa hidup begitu berat? Atau sebaliknya, merasa hidup begitu nyaman dan penuh kenikmatan? Tahukah kita, semua derita dan kebahagiaan dunia yang berlangsung puluhan tahun bisa lenyap seketika di akhirat.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda yang artinya:

يُؤتَى بأنْعَم أهل الدنيا مِنْ أهل النار فيُصْبَغُ في النارِ صَبْغَةً ثم يُقَال: يا ابنَ آدمَ هل رأيتَ خيراً قطُّ هل مَرَّ بكَ نعيمٌ قط؟ فيقولُ لا والله يا ربِّ، ويؤْتَى بأشَدِّ الناسِ بؤساً في الدنيا مِنْ أهل الجنة فيصبغُ صبغةً في الجنة فيقال: يا ابن آدمَ هل رأيتَ بؤساً قط؟ هل مَرَّ بك من شدة قط؟ فيقولُ: لا والله يا ربِّ ما رأيتُ بؤساً ولا مرّ بِي مِنْ شدةٍ قَطُّ

“Didatangkan penduduk neraka yang paling banyak nikmatnya di dunia pada hari kiamat. Lalu ia dicelupkan ke neraka dengan sekali celupan. Kemudian dikatakan kepadanya, ‘Wahai anak Adam, apakah engkau pernah merasakan kebaikan sedikit saja? Apakah engkau pernah merasakan kenikmatan sedikit saja?’ Ia mengatakan, ‘Tidak, demi Allah, wahai Rabb-ku.’ Didatangkan pula penduduk surga yang paling sengsara di dunia. Kemudian ia dicelupkan ke dalam surga dengan sekali celupan. Kemudian dikatakan kepadanya, ‘Wahai anak Adam, apakah engkau pernah merasakan keburukan sekali saja? Apakah engkau pernah merasakan kesulitan sekali saja?’ Ia menjawab, ‘Tidak, demi Allah, wahai Rabb-ku! Aku tidak pernah merasakan keburukan sama sekali dan aku tidak pernah melihatnya tidak pula mengalaminya” (HR Muslim: 2807).

Hadits ini mengajarkan bahwa seluruh kesulitan dan kenikmatan dunia tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kehidupan akhirat. Karena itu, jangan terlalu larut dalam kesedihan saat diuji dan jangan terlena ketika diberi kenikmatan.

Mari terus menjaga iman, memperbanyak amal shalih, dan bersabar dalam menjalankan perintah Allah. Semoga Allah memasukkan kita ke dalam surga-Nya yang penuh kenikmatan dan abadi. Amin.

Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb.
__

♻️ Silahkan disebarluaskan

🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin

#khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah
12
Tanda-tanda amal tidak diterima adalah seseorang melakukan kemaksiatan setelah melakukan ketaatan atau ibadah

Imam Ibnu Rajab Al Hambali berkata:

علامةُ قبولِ الطَّاعةِ أنْ توصَلَ بطاعةٍ بعدَها، وعلامةُ ردِّها أنْ توصَلَ بمعصيةٍ.

“Tanda diterimanya suatu ketaatan adalah ketaatan itu berlanjut dengan ketaatan berikutnya. Dan tanda ditolaknya suatu ketaatan adalah ketaatan itu diikuti dengan kemaksiatan.” (Lathaiful Ma'arif:156)
17
▶️ KHB VLOG – RIHLA SERIES “CINTA ITU BERNAMA TAAT”

Alhamdulillāh, pada Sabtu, 20 Juni 2026, Ustadz Khalid Basalamah ḥafiẓahullāh menghadiri dan mengisi kajian dalam rangkaian Rihla Series 2026 yang diselenggarakan di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00–11.30 WIB ini merupakan bagian dari rangkaian acara Halal Fair dan dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan yang antusias menuntut ilmu.

Mengangkat tema “Cinta Itu Bernama Taat”, kajian ini membahas hakikat cinta sejati dalam Islam, yaitu cinta kepada Allah ﷻ dan Rasul-Nya ﷺ yang diwujudkan melalui ketaatan. Dalam penyampaiannya, Ustadz Khalid menjelaskan bahwa salah satu tanda Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba adalah ketika Allah memberikan taufik kepadanya untuk melakukan amal saleh dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Beliau menegaskan bahwa setiap dorongan dalam hati untuk melaksanakan ketaatan, memperbanyak ibadah, serta menjauhi larangan Allah merupakan bentuk kasih sayang dan kecintaan Allah ﷻ kepada hamba-Nya. Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya senantiasa berupaya meningkatkan kualitas ketaatan sebagai bukti cintanya kepada Sang Pencipta.

Kajian berlangsung dengan khidmat dan penuh perhatian. Para peserta menyimak materi dengan antusias serta memperoleh banyak pelajaran berharga tentang pentingnya menjadikan ketaatan sebagai landasan dalam menjalani kehidupan. Beberapa peserta juga menyampaikan bahwa materi ini mengingatkan mereka bahwa cinta tertinggi bukanlah kepada dunia ataupun manusia, melainkan kepada Allah ﷻ, yang diwujudkan melalui kepatuhan terhadap syariat-Nya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kaum muslimin semakin memahami bahwa kebahagiaan, ketenangan, dan jalan keluar dari berbagai persoalan hidup dapat diraih dengan memperkuat keimanan serta meningkatkan ketaatan kepada Allah ﷻ dan Rasul-Nya ﷺ.

Semoga Allah ﷻ mengikhlaskan setiap niat, menerima setiap amal saleh, dan menjadikan ilmu yang disampaikan sebagai wasilah kebaikan serta keberkahan bagi umat. Āmīn.

Bārakallāhu fīkum.
__

♻️ Silahkan disebarluaskan

🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin

#khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah
6
Di antara kiat-kiat untuk istiqomah adalah jangan pernah berhenti berdo'a kepada Allah

Allah ﷻ berfirman:

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً ۚاِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ

"(Mereka berdoa,) Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami berpaling setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami dan anugerahkanlah kepada kami rahmat dari hadirat-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi." (QS Āli ‘Imrān [3]: 8)
16
▶️ DOSA CACI MAKIAN KEMBALI KE SIAPA?

📡 Simak kajian selengkapnya:
https://youtu.be/QAPtZ832Fno

Pernah dicaci, dihina, atau dicari-cari kesalahannya? Biasanya kita ingin langsung membalas. Padahal, bisa jadi diam dan bersabar justru lebih menguntungkan di sisi Allah. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

الْمُسْتَبَّانِ مَا قَالَا فَعَلَى الْبَادِئِ، مَا لَمْ يَعْتَدِ الْمَظْلُومُ

“Apabila ada dua orang yang saling mencaci-maki, maka cacian yang diucapkan oleh keduanya itu, dosanya akan ditanggung oleh orang yang memulai, selama orang yang dizalimi itu tidak melampaui batas.” (HR Muslim: 2587 dan Abu Dawud: 4894).

Artinya, ketika seseorang mencaci atau menghina kita, lalu kita memilih untuk tidak membalas atau tidak berlebihan dalam membalasnya, maka dosa itu tetap menjadi tanggungan orang yang memulainya. Sementara kita mendapatkan pahala karena bersabar dan menahan diri.

Karena itu, jangan terburu-buru membalas setiap hinaan. Bisa jadi diam yang kita lakukan lebih bernilai di hadapan Allah daripada seribu balasan yang kita ucapkan.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang mampu menjaga lisan, bersabar saat dizalimi, dan mengharapkan balasan terbaik dari-Nya. Amin.

Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb.
__

♻️ Silahkan disebarluaskan

🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin

#khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah
13
▶️ JANGAN MAHALKAN JALAN HALAL (PERNIKAHAN) ANAK KITA

Banyak anak muda ingin menjaga diri dengan menikah, tetapi terkadang jalan menuju pernikahan justru dipersulit dengan berbagai tuntutan yang memberatkan.

Padahal, pernikahan bukanlah ajang gengsi atau bisnis keluarga. Tujuan utamanya adalah menjaga kehormatan, membangun keluarga yang sakinah, dan menjalankan sunnah Rasulullah ﷺ. Allah ﷻ berfirman:

وَاَنْكِحُوا الْاَيَامٰى مِنْكُمْ وَالصّٰلِحِيْنَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَاِمَاۤىِٕكُمْۗ اِنْ يَّكُوْنُوْا فُقَرَاۤءَ يُغْنِهِمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

“Nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu, baik laki-laki maupun perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS An-Nūr [24]: 32).

Ayat ini mengajarkan agar kita membantu dan memudahkan pernikahan, bukan malah menghalanginya dengan syarat-syarat yang berlebihan. Jangan sampai mahar, pesta, atau tuntutan adat yang memberatkan menjadi penyebab tertundanya jalan halal dan terbukanya pintu-pintu maksiat.

Sebagai orang tua, salah satu amanah kita adalah membantu anak-anak menempuh jalan yang Allah ridhai. Mudahkan urusan mereka selama calon pasangan memiliki agama dan akhlak yang baik.

Semoga Allah memudahkan para pemuda dan pemudi muslim untuk menikah, menjaga kehormatan diri, serta membangun keluarga yang penuh keberkahan.

Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb.
__

♻️ Silahkan disebarluaskan

🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin

#gazwahtv #kajiansunnah #dakwahislam #dakwahsunnah
10
𝗝𝗔𝗗𝗪𝗔𝗟 𝗞𝗔𝗝𝗜𝗔𝗡 𝗨𝗦𝗧𝗔𝗗𝗭 𝗞𝗛𝗔𝗟𝗜𝗗 𝗕𝗔𝗦𝗔𝗟𝗔𝗠𝗔𝗛

🔊 Simaklah Live Streaming Kajian Bersama Ustadz
Khalid Basalamah Hafizhahullah

🗓 InsyaAllah:

Rabu, 24 Juni 2026
12.30 – 13.30 WIB
📚 [Kitab: “Riyadush Shalihin”]
📝 Judul: (“Bab 234: "Kewajiban Jihad dan Keutamaan Berangkat Jihad di Pagi dan Sore Hari.”)

18.30 – 20.00 WIB
📍 Masjid Nurul Iman Blok M Square
🎙 [Talkshow: “Tanya Ustadz”]

Kamis, 25 Juni 2026
Ba’da Shubuh WIB
📍 Masjid Baitul Ma’mur, Bintara, Bekasi
📚 [Kitab: “Shahih At Targhib wa At Tarhib”]
📝 Judul: (“Edisi 1, Kitab Shalat, Bab 10: Anjuran Senantiasa Berada di Majid dan Duduk di Dalamnya - Hadits Ke-329”)

12.30 – 13.30 WIB
📚 [Kitab: Menghidupkan Sunnah-sunnah yang Terlupakan]
📝 Judul: (Bab 13: Sunnah Seputar Pengobatan)

✍🏻 InsyaAllah setiap kajian akan disiarkan langsung di akun resmi KHB Official

📌 Dapatkan update setiap harinya video, poster ilmu, jadwal, dan hal lainnya dengan follow WA Channel KHB Official. Whatsapp ke nomor 0811-1330-5353⁣⁣

♻️ Silakan disebarluaskan.

🚫 Dilarang menambah atau mengurangi isi poster ini tanpa izin.

#khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah
3
Ambilah contoh suri tauladan dari seseorang yang sudah meninggal di atas keimanan yaitu para sahabat Rasulullah ﷺ

Rasulullah ﷺ  bersabda:

خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ

“Sebaik-baik manusia ialah pada generasiku, kemudian generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya.” (HR Bukhari: 3651 dan Muslim: 2533).
11👍1
▶️ KHB VLOG - DAUROH SHAFIYAH JOURNEY

Alhamdulillah, Ustadz Khalid Basalamah hafizhahullah kembali mengisi rangkaian kajian dalam acara Dauroh Shafiyah Journey yang diselenggarakan pada Sabtu dan Ahad, 20–21 Juni 2026, di Jogja Expo Center, Yogyakarta.

Selama dua hari pelaksanaan, beliau menyampaikan kajian bertema syukur dan sabar, serta berbagai nasihat yang menguatkan keimanan dan mengajak kaum muslimin untuk terus berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah ﷺ.

Antusiasme peserta begitu terasa sepanjang acara. Kajian yang disampaikan tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga memberikan kesan mendalam dan menjadi pengingat bagi para jamaah untuk terus memperbaiki diri.

Tonni dari Cilacap mengungkapkan bahwa kajian Ustadz Khalid Basalamah sangat mengesankan dan mengingatkannya untuk selalu bersyukur, tidak kufur nikmat, serta menjadikan Rasulullah ﷺ sebagai teladan dalam kehidupan.

Aditya Sugandi dari Yogyakarta menyampaikan bahwa Ustadz Khalid sangat menjunjung tinggi sunnah Rasulullah ﷺ. Ia berharap seluruh nasihat yang disampaikan dapat diterapkan dalam keluarga, kerabat, dan kehidupan sehari-hari.

M. Adib H dari Yogyakarta mengaku mendapatkan semangat yang luar biasa dari kajian tersebut dan berharap dapat kembali bertemu dalam Shafiyah Journey maupun berbagai agenda dakwah berikutnya.

Sementara itu, Atta dari Yogyakarta menekankan pentingnya istiqamah dalam kehidupan seorang muslim. Menurutnya, tidak cukup hanya bersyahadat, tetapi juga diperlukan kesungguhan untuk terus menjaga semangat dalam menjalankan ajaran Islam setiap hari.

Semoga Dauroh Shafiyah Journey menjadi salah satu wasilah bertambahnya ilmu, keimanan, dan semangat untuk terus istiqamah di atas sunnah. Barakallahu fiikum.
__

♻️ Silahkan disebarluaskan

🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin

#khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah
1